Tanaman hias di musim hujan: cahaya, penyiraman, dan kelembapan

· 4 menit baca

Calathea (Goeppertia (Calathea) spp.)
Foto: Krzysztof Ziarnek, Kenraiz · CC BY-SA 4.0

Di musim hujan, sebagian besar tanaman hias butuh air jauh lebih sedikit, cahaya sebanyak yang bisa Anda berikan, dan udara yang bergerak. Siram berdasarkan media, bukan kalender, dekatkan tanaman ke jendela, dan jaga sirkulasi udara agar media tidak lembap terus-menerus.

Sebagian besar tanaman yang mati di musim hujan bukan karena cuaca. Mereka mati karena masih disiram dengan kebiasaan musim kemarau, padahal media mengering jauh lebih lambat.


Kenapa musim hujan berbeda

Dua hal berubah sekaligus. Langit lebih sering mendung, sehingga tanaman yang tumbuh subur di ruangan terang pada musim kemarau kini hanya mendapat sebagian kecil cahaya itu. Lebih sedikit cahaya berarti pertumbuhan lebih lambat, dan pertumbuhan yang lebih lambat berarti tanaman memakai air jauh lebih sedikit.

Pada saat yang sama, udara menjadi sangat lembap dan sering lebih sejuk. Media yang biasanya kering dalam seminggu kini bisa tetap basah dua kali lebih lama. Itulah kondisi yang paling disukai busuk akar, jamur, dan lalat jamur.

Jadi perawatan di musim hujan terutama soal menyesuaikan diri dengan dua perubahan ini: lebih sedikit air, lebih banyak cahaya, dan udara yang bergerak.


Penyiraman: lebih jarang, sesuai media

Kebiasaan paling berguna di musim hujan adalah memeriksa media sebelum setiap penyiraman, bukan menyiram di hari yang tetap.

  • Perkirakan jeda yang lebih panjang. Banyak tanaman yang di musim kemarau butuh air setiap minggu kini cukup disiram setiap dua minggu. Itu patokan kasar, bukan aturan: media yang menentukan.
  • Periksa dengan jari. Untuk sebagian besar tanaman hijau, siram saat dua atau tiga sentimeter teratas kering. Untuk sukulen, kaktus, lidah mertua, dan zamia, tunggu sampai pot hampir kering seluruhnya.
  • Siram sampai tuntas, lalu tiriskan. Saat menyiram, siram sampai air keluar dari bawah, lalu kosongkan tatakan. Siraman kecil setiap beberapa hari membuat permukaan basah dan akar kekurangan udara.
  • Siram di pagi hari, agar permukaan media sempat mengering di siang hari.

Penyiraman berlebih di musim hujan adalah awal sebagian besar busuk akar: media tetap basah berminggu-minggu karena tanaman tidak meminumnya.


Cahaya: lebih dekat ke jendela

Cahaya di hari mendung lemah, jadi tanaman yang di musim kemarau berdiri agak jauh dari kaca kini bisa dipindah tepat ke depan jendela.

  • Jendela yang di musim kemarau terlalu terik sering ideal saat musim hujan.
  • Bersihkan kaca jendela. Kaca dan daun yang berdebu menghalangi lebih banyak cahaya daripada yang Anda kira. Lap daun yang besar dengan kain lembap.
  • Putar tanaman seperempat putaran setiap satu atau dua minggu agar tidak condong dan tumbuh miring ke arah kaca.
  • Pertimbangkan lampu tanaman di ruangan yang gelap atau untuk tanaman yang jelas memanjang. Lampu LED spektrum penuh yang sederhana selama 10 sampai 12 jam sehari membuat perbedaan nyata.

Daun baru yang pucat dan batang yang panjang dan kurus adalah cara tanaman memberi tahu bahwa cahayanya kurang.


Kelembapan dan sirkulasi udara

Udara lembap disukai banyak tanaman tropis, tetapi udara lembap yang diam memicu jamur dan busuk.

  • Biarkan udara bergerak. Buka jendela saat hujan reda, atau nyalakan kipas angin dengan kecepatan rendah di ruangan yang pengap. Jangan arahkan langsung ke tanaman.
  • Beri jarak antar tanaman. Daun yang saling menempel dan tidak pernah kering adalah tempat jamur muncul.
  • Hati-hati dengan AC. Di ruangan ber-AC, udara justru bisa sangat kering. Jauhkan tanaman setidaknya satu meter dari embusan langsung; ujung daun yang mencokelat adalah tandanya.
  • Jangan menyemprot daun di musim hujan. Itu tidak menambah kelembapan secara berarti dan membuat daun basah lebih lama.

Tanaman dari iklim kering, seperti sukulen, lidah mertua, dan zamia, paling membutuhkan tempat yang terang dan berangin di musim ini.


Tanaman di teras dan balkon

Hujan deras bisa menggenangi pot di luar ruangan dalam semalam.

  • Pastikan setiap pot punya lubang drainase dan tidak berdiri di tatakan yang penuh air hujan.
  • Pindahkan sukulen dan kaktus ke bawah atap selama musim hujan.
  • Angkat pot dari lantai dengan kaki pot atau batu bata agar air bisa keluar.
  • Periksa setelah angin kencang: tanaman tinggi di pot ringan mudah terguling.

Pupuk dan ganti pot

Di iklim tropis, tanaman bisa tumbuh sepanjang tahun, tetapi pertumbuhan melambat saat cahaya berkurang. Jika tanaman Anda hampir tidak tumbuh, kurangi atau hentikan pupuk sampai pertumbuhan baru muncul lagi; pupuk yang tidak terpakai hanya menumpuk garam di media.

Ganti pot tetap bisa dilakukan, tetapi gunakan media yang kering atau hanya sedikit lembap, dan tunggu beberapa hari sebelum menyiram tanaman yang baru dipindah.


Hama yang menyukai musim hujan

Lalat jamur berkembang biak di media yang terus basah, jadi solusinya terutama menyiram lebih jarang. Jamur dan bercak daun muncul di daun yang lama basah. Di ruangan ber-AC yang kering, tungau laba-laba tetap bisa muncul: periksa bawah daun saat menyiram.


Membaca tanda-tandanya

Masalah di musim hujan tampak mirip, jadi periksa media sebelum melakukan apa pun:

  • Daun bawah menguning, media masih lembap: terlalu banyak air untuk cahaya yang didapat. Biarkan lebih kering di antara penyiraman.
  • Pangkal batang lunak, bau asam dari pot: busuk akar. Periksa akarnya segera.
  • Ujung dan tepi daun cokelat di ruangan ber-AC: udara kering. Jauhkan dari embusan AC.
  • Pertumbuhan panjang, pucat, dan memanjang: kurang cahaya. Dekatkan ke jendela atau gunakan lampu tanaman.
  • Lalat kecil di sekitar pot: lalat jamur dari media yang terlalu basah.

Singkatnya

  • Siram lebih jarang, dan hanya saat media memintanya.
  • Dekatkan tanaman ke cahaya dan jaga kaca serta daun tetap bersih.
  • Biarkan udara bergerak dan beri jarak antar tanaman.
  • Lindungi pot di luar dari genangan air hujan.
  • Kurangi pupuk saat pertumbuhan melambat.

Flora menyesuaikan pengingat penyiraman dengan kebiasaan Anda yang sebenarnya, dan untuk tanaman di luar ruangan menunda penyiraman saat hujan diperkirakan turun. Spot Finder menunjukkan jendela mana yang masih memberi cukup cahaya saat langit sering mendung.